mauro-icardi-inter-milan

Gagliardini: Inter Mampu Mengatasi Laga Tanpa Icardi

Pemain muda Inter Milan yang bernama Roberto Gagliardini, telah memuji penampilan yang ditunjukkan oleh rekan setimnya Rodrigo Palacio dan Eder usai, Nerazzurri menundukkan Empoli dengan skor 2-0 tanpa adanya striker andalan yang dihandalkan seperti Mauro Icardi.

Icardi dan Ivan Perisic yang sejauh ini telah banyak membantu tim, dimana kedua pemain itu telah menyumbangkan 22 gol untuk Inter di kompetisi Seri A musim ini. Dimana Icardi yang telah mendapatkan larangan bermain saat bertanding melawan Empoli, mampu bangkit dari kekalahan beberapa pertandingan saat berhadapan dengan Lazio dan Juventus.

Dalam pertandingan tersebut Eder membuka gol setelah bermain selama 14 menit, berkat umpan silang dari Palacio. Dan kemudian dia memberikan asisst kepada Antonio Candreva untuk memastikan kemenangan tim di awal babak kedua dengan gol.

mauro-icardi-inter-milan

mauro yang absen dalam laga empoli

Gagliardini Berbicara di Salah Satu Media

“Kami memulai pertandingan dengan baik dan mencetak gol di awal, bahkan bisa memberikan gol lebih. Tetapi kemenangan merupakan hasil yang penting bagi kami,” ucap Gagliardini kepada media.

“Tim telah menunjukkan karakter, dalam petandingan kemarin. Saya merasa telah menemukan momen yang tepat. Dimana Palacio yang membantu Eder untuk menghasilkan sebuah gol.”

Kemenangan tersebut membawa Inter kembali kejalur yang tepat untuk bisa berada di tiga besar, beselisih enam poin dari Napoli yang berada di peringkat ketiga klasemen Seri A musim ini. Gagliardiano sendiri nyaris dua kali mencetak gol dalam membantu timnya, dan merasa diriya tidak merasa adanya tekanan yang diberikan dari pihak klub untuk menunjukkan kontribusinya membuat gol.

“Akan ada waktunya untuk memberikan gol, saya rasa itu tidak akan menjadi masalah. Semua akan datang kertika waktunya tepat,” ujar sang pemain muda.

“Untuk saat ini, saya ingin fokus dalam kinerja saya sendiri dan menunjukkan penampilan terbaik saya di tim. Jika gol itu datang, maka semua akan terasa lebih baik.”

Pioli: Kami Mampu Membuktikan Tanpa Kehadiran Icardi

Mauro Icardi

tidak tampilnya icardi saat bertanding melawan empoli

Stefano Pioli selaku pelatih di Inter Milan, memberikan pernyataan jika timnya dapat mengatasi pertandingan dengan baik tanpa Mauro Icardi. Terbukti Inter mampu memenangkan laga melawan Empoli dengan skor 2-0 dalam lanjutan Seri A yang berlangsung di stadion Giuseppe Meazza.

Dimana Icardi merupakan pemain yang dihandalkan di Inter Milan dalam kompetisi Seri A, yang mengantongi 15 gol di musim ini. Dengan tidak bermainnya sang kapten, karena mendapatkan larang bermain ketika berhadapan dengan Juventus pada pekan lalu.

Meski tanpa adanya Mauro Icardi, Inter suskses memenangkan pertandingan dengan memperoleh dua gol tanpa balas melawan Empoli. Yang mana masing-masing gol tersebut dicetak oleh Eder Citadin dan Antonio Candreva pada menit ke 14 dan 54.

“Icardi merupakan salah satu pemain terbaik yang kami miliki dan dengan itu saya tidak sabar untuk menunggunya kembali. Bahkan bukan dia saja, namun sebuah tim yang mampu membuktikan peningkatannya untuk bisa mencapai level terbaik,” kata Pioli kepada media.

Gelandang muda Inter milan yang bernama Roberto Gagliardini, mengatakan dengan sama seperti Pioli. Yang mana dia melihat bahwa di dalam timnya masih memiliki pemain barisan depan yang dapat memberikan kontribusinya dengan maksimal.

“Tim telah membuktikan kemampuannya dalam pertandingan tersebut. Saya sendiri tidak merasakan ada sesuatu yang hilang pada tim ini. Dimana Palacio memberikan umpan kepada Eder yang membuahkan gol,” ujarnya sang pemain.

Kemenangan melawan Empoli kemarin, tidak akan merubah posisi Inter Milan yang kini berada di posisi keempat di Liga Seri A. Yang sudah mengemas 45 poin dalam 24 pertandingan yang berselisih 15 poin dari pemuncak klasemen Juventus.

 


Barcelona Menangis Real Madrid ke Final Liga Champion

Nine Knights Contest: Barcelona mematikan langkahnya ke partai final Copa del Rey setelah di leg kedua hanya bermain imbang 1-1 melawan Real Madrid di Camp Nou pada hari Rabu dinihari tadi. Hasil imbang tersebut sudah cukup mampu mengantarkan pasukan Blaugrana bermain di partai puncak CDR, lantaran pada leg pertama yang dihelat di Vicente Calderon sukses meraih kemenangan tipis 2-1.

Barcelona

Barcelona sukses melangkah ke partai final Copa del Rey setelah menang agregat 3-2 melawan Real Madrid

Tim asuhan Luis Enrique tinggal menunggu partai semifinal dua antara Deportivo Alaves melawan Celta de Vigo yang baru dilangsungkan pada hari Kamis dinihari nanti., untuk mengetahui tim mana yang akan dihadapinya di partai final.

Apabila pada akhirnya Barcelona mampu meraih gelar juara, maka bukan hanya mampu mempertahankan gelar juara di musim lalu, tetapi juga mengulang catatan sejarah di musim 1951 hingga 1953, yang sukses menjadi juara secara tiga tahun beruntun.

Gelar juara ketiga secara berturut-turut tersebut juga sekaligus mengukuhkan tim Spanyol peraih trofi terbanyak dengan torehan 29 gelar, jauh meninggalkan Athletic Bilbao di urutan kedua dengan 23 trofi dan sang rival abadi mereka Real Madrid yang hanya mengoleksi jumlah gelar sebanyak 19 trofi.

Jalannya Laga Berita Bola Barcelona vs Real Madrid

Pertandingan antara Barcelona melawan Atletico Madrid di Camp Nou hari Rabu dinihari tadi berjalan dengan ketat sejak peluit tanda dimulainya laga dibunyikan oleh sang pengadil lapangan. Blaugrana yang telah mengantongi kemenangan tipis 2-1 pada leg pertama, tetap mengeluarkan kekuatan penuh.

Situs berita bola madrid mengulas tentang Cristiano Ronaldo yang akan menghajar habis Atletico Madrid di ajang derby madrid semi-final liga champion.

Barcelona vs Atletico Madrid

Laga Barcelona melawan Real Madrid pada leg kedua Copa del Rey berakhir imbang 1-1

Meskipun begitu, high pressing yang diterapkan oleh sang manajer Los Colchoneros Diego Simeone sukses merepotkan tim tuan rumah dalam menguasai bola dan membuat mereka kesulitan untuk menembus lini pertahanan tim tamu. Hasilnya, Iniesta CS tidak mendapatkan kesempatan apik yang membuahkan gol selama 30 menit jalannya pertandingan.

Justru Atletico Madrid yang sukses melahirkan beberapa peluang emas untuk mencetak gol. Tercatat, selama setengah jam laga bergulir, terdapat dua kesempatan emas melalui Nico Gaitan dan Yannick Carrasco. Namun keduanya tidak mampu mengkonversi peluang tersebut menjadi gol.

Gol yang ditunggu-tunggu Cules (julukan bagi pendukung Barca) akhirnya tercipta di penghujung babak pertama melalui sepakan kaki Luis Suarez. Penyerang asal Uruguay tersebut sukses memanfaatkan dengan baik bola rebound hasil tembakan dari luar kotak penalti oleh megabintang Lionel Messi. Kedudukan 1-0 berakhir hingga babak pertama.

Tiga Kartu Merah Dalam Laga Barcelona vs Real Madrid

Memasuki babak kedua, laga berjalan dengan tempo yang tinggi dan tidak sedikit benturan antar pemain terjadi. Alhasil, di menit ke 57, pemain muda Barcelona Sergi Roberto harus di hadiahi kartu kuning kedua, setelah dirinya melakukan tekel yang terlalu tinggi terhadap Felipe Luis.

Barcelona vs Atletico Madrid

Luis Suarez harus di hadiahi kartu merah setelah sedikit melakukan pelanggaran terhadap Koke

Unggul satu pemain membuat tim tamu terus melancarkan serangan ke lini belakang tim tuan rumah yang dipimpin oleh Pique. Namun bukannya mampu menyamakan kedudukan, justru tim arahan Diego Simeone harus kehilangan satu pemainnya diatas lapangan. Menyusul kartu kuning kedua yang didapatkan oleh Carrasco setelah melanggar Arda Turan.

Kedua tim akhirnya bermain dengan sepuluh pemain. Dalam situasi tersebut, Atletico mampu menyamakan skor menjadi 1-1 berkat sontekan Kevin Gameiro setelah memaksimalkan umpan tarik dari Antoine Griezmann. Padahal tiga menit sebelum gol tersebut tercipta, tim tamu mendapatkan hadiah penalti. Namun sayang, eksekusi Gameiro kurang tenang dan bola melambung keatas.

Di penghujung pertandingan, wasit kembali mengeluarkan kartu merah untuk Suarez. Pencetak gol pertama tersebut terpaksa diusir keluar lapangan setelah sedikit melakukan sikutan terhadap Koke. Meskipun bermain sembilan pemain, El Barca sukses mempertahankan hasil 1-1 tersebut hingga pertandingan berakhir.