Jokowi

Presiden Jokowi Bermain Futsal Bersama Mente

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo atau yang kerap disapa dengan nama Jokowi pada hari Selasa tanggal 7 Februari 2017 lalu mengisi kegiatan di waktu sorenya dengan bermain futsal. Permainan yang saat ini tengah populer tersebut, dimainkan oleh Jokowi bersama para menteri Kabinet Kerja dengan melawan para wartawan media Istana Kepresidenan.

Jokowi

Jokowi bermain futsal bersama para menteri Kabinet Kerja dan para awak media Kepresidenan

Pertandingan persahabatan yang dihelat di Time Futsal, Kelapa Gading, Jakarta Utara itu untuk menyambut Hari Pers Nasional yang tepat hari ini dirayakan. Jokowi tiba di lapangan pada jam 17.50 WIB, dan langsung mengganti pakaian dinasnya yang identik dengan kemeja putih untuk mengenakan pakaian olahraga futsal.

Presiden ketujuh itu terlihat menggunakan setelan kostum berwarna abu-abu merah dan mengenakan sepatu putih. Sebelum pertandingan dimulai, Jokowi terlebih dahulu melakukan pemanasan.

Laga pun dimulai dan tim kepresidenan tak berselang lama kebobolan satu gol. Tertinggal 1-0, justru Jokowi minta diganti, lantaran terlihat kelelahan. Tercatat, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut hanya bermain selama 7 menit saja. Namun, Jokowi sempat menciptakan sejumlah kesempatan emas. Sayang, kiper lawan tampil dengan sangat baik untuk menggagalkan peluang sang presiden.

“Saya sudah lama tidak bermain olahraga futsal ini. Jadi, saya bermain selama tujuh menit saja sudah berasa. Terasa keringat sudah keluar semua,” ujar Jokowi.

Laga terus berlanjut dengan ketat dan sengit. Kedua tim masing-masing berusaha untuk saling mencetak gol ke gawang lawan. Hingga akhirnya, skor 5-4 menutup pertandingan tersebut untuk keunggulan tim awak media kepresidenan.

Tim kepresidenan mampu mencetak empat gol melalui Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga, Jendral Pol Tito Karnavian yang saat ini menjabat sebagai Kapolri dan terakhir oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Adapun sejumlah menteri yang juga tergabung bersama Jokowi yang tidak mampu melesakkan bola ke gawang tim wartawan, yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya, Airlangga Hartarto selaku Menteri Perindustrian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Tetan Masduki sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Amran Sulaiman yang menjabat sebagai Menteri Pertanian dan Menko Polhukam Wiranto, serta Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmatyo.

Namun sebelum pertandingan fustal sore itu dimulai, Jokowi memberikan sedikit sambutan. “Tentu kita semua, saya bersama para menteri mengharapkan bahwa persahabatan ini akan dapat terus berjalan,” ungkap mantan Walikota Solo.

Victor Hermans Resmi Menjadi Pelatih Timnas Futsal Indonesia

Sementara itu, FFI (Federasi Futsal Indonesia) secara resmi telah menunjuk Victor Hermans sebagai pelatih tim Nasional Futsal Tanah Air. Pelatih berkebangsaan Belanda tersebut dikontrak oleh FFI selama satu tahun.

Victor Hermans

Victor Hermans resmi menjadi pelatih timnas futsal Indonesia

Victor akan mendampangi pasukan Garuda di berbagai ajang Internasional, mulai dari SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, AFF U-20 di Bangkok, AFF pada bulan November mendatang di Vietnam dan terakhir Asian Indoor Games yang dihelat di Turkmenistan.

“Indonesia memiliki banyak sekali pemain futsal yang sangat potensial. Saya juga telah menyaksikan permainan timnas Futsal di ajang AFF tahun 2016 lalu dan saya menilai banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,” ujar Victor.

Victor Memilih Menetap di Yogyakarta

Pelatih anyar timnas futsal Indonesia Victor Hermans tidak langsung kembali ke Ibukota Jakarta, setelah secara langsung memantau laga perdana grup A Pro Futsal League 2017 pada tanggal 4 hingga 5 Februari lalu. Pria yang sudah tidak asing lagi di dunia futsal tersebut memilih untuk tinggal di Yogyakarta, dengan alasan supaya dapat lebih fokus menangani timnas futsal Tanah Air.

Victor Hermans

Victor Hermans memilih tinggal di Yogyakarta

“Saya sebelumnya juga sudah pernah kesini (Yogyakarta) pada tahun lalu saat menyaksikan partai puncak final PFL. Disini suasananya lebih tenang dan sepi tidak seperti di Jakarta. Karena saya juga tidak terlalu menyukai keramaian,” ujar Victor.